https://jdpl.fisip.unand.ac.id/index.php/jdpl/issue/feedJurnal Demokrasi dan Politik Lokal2026-01-29T15:08:31+07:00Asrinaldidepolokda@gmail.comOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;">Jurnal Demokrasi dan Politik Lokal (Journal of Democracy and Local Politics) is a peer reviewed Journal which managed and published by the Political Science Department, Faculty of Social and Political Sciences, Andalas University. Recently Jurnal Demokrasi dan Politik Lokal is registered with <a href="https://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&1552392812&1&&" target="_blank" rel="noopener">electronic ISSN / E-ISSN 2721-3730</a> and<a href="https://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&1552376938&1966&&" target="_blank" rel="noopener"> print ISSN / P-ISSN 2656-5439</a>. This journal contains research and analysis dedicated to give a better understanding of political issues and aims to provide alternatives in political studies such as topic about ;</p> <ul style="text-align: justify;"> <li class="show">Democracy and globalization,</li> <li class="show">Political party and election studies,</li> <li class="show">Politics and government,</li> <li class="show">Public policy,</li> <li class="show">Feminism,</li> <li class="show">Islam and politics,</li> <li class="show">Defense studies and politics,</li> <li class="show">Local politics and development.</li> </ul> <p style="text-align: justify;">All papers will be process with blind reviewed and published twice a year (April and October). Jurnal Demokrasi dan Politik Lokal is accredited by <a href="https://drive.google.com/file/d/1S8HAT6Mra5-R0VHh1GxqAohHhlm-OKqo/view" target="_blank" rel="noopener">The Ministry of Education, Culture, Research and Technology of Indonesia and indexed in Science and Technology Index (SINTA) 4.</a> Journal template is available <a href="https://drive.google.com/file/d/1qdouJoIsJWCpW0VBT2GypyPnz-9etNOo/view?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener">here</a>.</p>https://jdpl.fisip.unand.ac.id/index.php/jdpl/article/view/543Analisis Personal Branding Dalam Kampanye Pilpres 2024 : Studi Deskriptif Pada Akun Instagram Capres2025-10-22T04:58:20+07:00Irwan Irwan Prayitnoirwanprayitno02@gmail.comSyahfitri Purnamapurnamahusni003@gmail.com<p>Branding tidak hanya diterapkan pada produk, tetapi juga pada individu melalui konsep <em>personal branding</em>. Dalam konteks demokrasi, terutama pemilihan umum, personal branding menjadi strategi penting bagi kandidat untuk memperoleh dukungan publik. Berbagai media digunakan, mulai dari alat peraga konvensional hingga media sosial. Namun, Instagram menjadi salah satu platform utama karena mampu menjangkau audiens luas, khususnya generasi muda.</p> <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi personal branding calon presiden 2024 di Indonesia melalui akun Instagram resmi mereka. Dengan metode deskriptif, penelitian ini menelaah konten aktivitas dan program tiga capres: Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo.</p> <p>Hasil analisis menunjukkan perbedaan pendekatan. Prabowo Subianto menampilkan citra “gemoy” yang menarik pemilih muda sekaligus menggambarkan kedekatan dengan semua kalangan. Anies Baswedan menekankan citra intelektual, religius, dan humanis, serta menunjukkan kedekatan dengan keluarga. Ganjar Pranowo menampilkan diri sebagai pemimpin merakyat (<em>wong cilik</em>), aktif berbaur dengan masyarakat, serta menonjolkan pengalaman dua periode sebagai gubernur.</p> <p>Kesimpulannya, ketiga capres memanfaatkan Instagram sebagai sarana personal branding dengan karakter berbeda. Dari hasil analisis, strategi Prabowo Subianto dinilai paling efektif dalam menarik perhatian publik, terutama generasi muda.</p>2025-10-19T18:33:16+07:00##submission.copyrightStatement##https://jdpl.fisip.unand.ac.id/index.php/jdpl/article/view/544Kontribusi Program Sister City yang Dilakukan Oleh Indonesia dan Korea Selatan Terhadap Hubungan Bilateral Antara Kedua Negara2026-01-29T15:08:31+07:00Rakhmayanti Dewirakhmayanti.dewi@ui.ac.id<p>Dalam dinamika hubungan internasional kontemporer yang semakin kompleks, aktor subnasional seperti pemerintah daerah memainkan peran yang semakin signifikan dalam mendukung diplomasi negara melalui jalur non-formal. Program <em>sister city</em> merupakan salah satu bentuk kerja sama paradiplomasi yang mengedepankan kolaborasi lintas negara dalam bidang budaya, pendidikan, teknologi, ekonomi kreatif, dan tata kelola pemerintahan. Penelitian ini menunjukkan bahwa kerja sama tersebut mampu mendorong pertukaran budaya dan pemahaman antar masyarakat, memperkuat kapasitas kelembagaan di tingkat lokal, serta mendukung pencitraan positif Indonesia di mata komunitas internasional. Selain itu, inisiatif ini juga menjadi saluran diplomasi publik dan <em>soft power</em> yang memperluas jejaring antar aktor subnasional sekaligus memperkuat diplomasi formal antar negara. Kendati demikian, efektivitas program <em>sister city</em> masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan koordinasi antara pusat dan daerah, pendekatan <em>top-down </em>yang dominan, serta kurangnya strategi implementasi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, pelibatan aktif masyarakat sipil, serta penguatan kerangka kelembagaan sangat diperlukan untuk menjadikan kerja sama paradiplomasi sebagai instrumen strategis dalam hubungan bilateral Indonesia–Korea Selatan.</p>2026-01-29T15:08:30+07:00##submission.copyrightStatement##