MODAL POLITIK ZUL ELFIAN-REINER DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH KOTA SOLOK TAHUN 2015

  • Audria Giofana Universitas Andalas
Keywords: Pemilihan kepala daerah, Modal Politik

Abstract

Penelitian ini beranjak dari Modal Politik yang dimiliki oleh Zul Elfian-Reiner dalam Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2015. Tujuan penelitian dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis modal Politik Zul Elfian-Reiner dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Solok tahun 2015. Penelitian ini mengunakan metode pendekatan kualitatif dekripstif, tipe studi kasus. Hasil penelitian ini menujukan bahwa,  antara 7 elemen-elemen yang dikemukan oleh Kimberly L. Casey tentang Modal Politik  yang  dimiiki Zul Elfian dan Reiner adalah  Modal Lembaga, Modal Manusia, Modal Sosial, Modal Budaya, Modal Simbolik dan Modal Moral dalam pemilihan kepala daerah. Secara Modal Ekonomi, yang dimiliki oleh Zul Elfian-Reiner tidak memiliki finasial yang cukup. Namun didukungan  modal kelembagaan, modal manusia,modal budaya, modal simbolik dan modal moral membantu untuk memperkuat modal ekonomi  dalam  pemilihan kepala daerah Kota Solok tahun 2015.

References

K.Yin Robert.2003. Studi Kasus,Desain,dan Metode. Jakarta: PT Grafindo Persada.
Moleong, Lexy J.2004.Metode Penelitian Kualitatif, Bandung:PT.Remaja Rosdakarya. .
Kimberly L Casey.2008.Defining Political Capital: A Reconsideration of Bourdieu’s Interconvertibility Theory. Paper Presented at the llinois State University Conference for Student of Political Science. University of Missouri-St.Louis.
Stella Maria Ignasia Pantouw.2012. Modalitas Dalam Kontestasi Politik (Studi Tentang Modalitas Dalam Kemenangan Pasangan Hanny Sondakh Dan Maximiliaan Lomban Pada Pemilukada Di Kota Bitung Sulawesi Utara Tahun 2010). Thesis. Tidak Dipublikasikan. Univerisitas Diponogoro.
Published
2019-04-30
Section
Articles